Thursday, 30 July 2015

6 Cara mendapatkan Eksposure sempurna untuk Light Trails


Anda tidak perlu terburu-buru mengemas kamera digital anda saat Matahari mulai turun, karena biasanya waktu terbaik menghasilkan foto sempurna adalah beberapa saat menjelang dan sesudah matahari tenggelam. Fotografi malam (Night Photography) adalah salah satu genre yang cukup populer dikalangan fotografer, dan salah satu sub-genre dari Night Photography adalah Light Trails, yaitu menangkap efek jalan cahaya menggunakan teknik long eksposure.

Lalu lintas jalan (Traffic Trails) yang juga termasuk kategori light trails adalah salah satu contoh klasik bagaimana long eksposur dapat menambah antusias terhadap genre fotografi ini. Kuncinya adalah menemukan tempat strategis di mana volume lalu lintas sedang meningkat. Komposisi rendah dan lebar dalam sudut pengambilan bangunan dapat sangat menentukan hasil akhir. Kombinasi antara lampu jalan, lampu bangunan dan utamanya lampu kendaraan yang sedang berjalan akan meningkatkan efek dinamis foto yang dihasilkan, dan tentunya ada tantangan tersendiri dalam setiap jepretan.

Ketika memotret pada saat senja atau malam, menggunakan metering akan sangat efektif, jadi gunakanlah mode manual dalam pengaturan kamera anda. Pilihlah ISO terendah yang dimiliki kamera anda, dan lakukanlah banyak tes jepretan untuk mendapatkan setting kamera yang sesuai. Mulailah dengan shutter speed sepuluh detik dan gunakan setting aperture auto. Periksa LCD anda untuk menentukan komposisi, dan yang paling penting perhatikan Histogram.
Kemungkinan terjadinya over-exposure pada lampu kendaraan dan lampu akan sangat mungkin terjadi, namun pemandangan secara umum tidak. Untuk itu, periksalah histogram secara keseluruhan dari rentang kanan hingga kiri untuk mendapatkan petunjuk bagian mana yang berpotensi over-eksposure.

Cara mendapatkan sempurna eksposur untuk Light Trails


Langkah 1: Gunakanlah Manual Mode


Manual mode memungkinkan anda untuk dapat mengatur shutter speed sekitar 10 hingga 30 detik dan mengontrol eksposure secara keseluruhan dengan mengubah aperture.

Langkah 2: Gunakanlah ISO terendah dalam settingan kamera anda


Dengan menggunakan ISO rendah, ini akan memungkinkan anda mendapatkan low shutter speed yang sesuai. Ini mungkin akan terlihat gelap, namun anda akan mendapatkan cahaya yang cukup.

Langkah 3: Gunakanlah format RAW


Mengambil gambar dalam format RAW memungkinkan anda untuk lebih leluasa menyempurnakan eksposure dan white-balance dalam proses editing dan mendapatkan gambar yang berkualitas.

Langkah 4: Gunakan Noise Reduction


Beralih ke fungsi Noise Reduction (dapat ditemukan dalam menu pada beberapa kamera DSLR), untuk mendapatkan gambar yang lebih halus dan mengurangi noise.

Langkah 5: Meminimalkan guncangan


Aktifkan fungsi mirror lock-up kamera Anda untuk mengurangi getaran yang disebabkan oleh gerakan cermin sebelum paparan.

Langkah 6: Gunakanlah Remote Shutter



Menggunakan self-timer pada kamera anda akan menjadi kurang efektif saat mengukur lalu lintas yang sedang bergerak. Dengan menggunakan remote shutter akan jauh lebih efektif untuk hasil yang lebih baik dan juga untuk memastikan jumlah ketajaman.






Wednesday, 29 July 2015

Aku sungguh bersyukur telah dipertemukan denganmu


Dahulu momen ini hanya sebatas angan dan hayalan, menikmati matahari terbit di puncak gunung bersama pasangan, juga melewatkan matahari terbenam di tempat terbuka. Momen-momen kebersamaan yang kupikir pasti membuat hubungan menjadi semakin hangat. Kini semua itu bukan lagi angan, itu semua terwujud berkat kehadiranmu yang mampu selalu membuatku tak bosan mengucap “Alhamdulillah”, dipersatukan denganmu adalah sebuah anugerah yang bahkan hingga saat ini belum kutemukan kata-kata yang dapat mewakilinya. Sering ketika kita sedang berbincang aku mengucapkan syukur secara diam-diam bahwa kita telah dipertemukan.

Kau adalah pribadi luar biasa yang mampu membuatku merasa menjadi orang paling beruntung di dunia. Kau datang dengan berbagai inisiatifmu yang mampu menghibur dan menyenangkanku. Sekarang aku tak perlu lagi berusaha keras untuk menjadi bahagia, bersamamu tanpa banyak usaha kebahagiaan itu selalu datang dengan sendirinya secara bertubi-tubi. Kau datang untuk menggenapi dan tanpa banyak syarat kau menambal segala kekosongan dan kekurangan yang ada pada diriku. Kini aku tak perlu lagi khawatir akan kekuranganku selama ini, karna ada dirimu yang menambal segala lubang yang kuciptakan. Begitu pula, aku dapat menggunakan dayaku untuk menggenapimu. Kau bagaikan paket lengkap dari Allah yang selama ini kubutuhkan. Kau adalah sosok kakak yang mampu membimbing dan mengayomi, adik yang mampu menyenangkan hati. Serta yang paling utama, kau adalah pasangan setia yang sanggup mencintai dengan ketulusan.

Aku tak pernah bosan menghabiskan waktu denganmu, karena akan selalu ada cerita yang ingin kita bagi bersama. Saat sedang bersama, kita tak pernah kehabisan bahan perbincangan. Itu dapat menggambarkan setidaknya bayangan hari tua kita nanti yang selalu ada kisah untuk kita bagi berdua. Kehadiranmu selalu menjadi sumber penyemangatku, semua permasalahan hidup akan terasa ringan dijalani setiap kali bayangmu muncul dalam benak ku. Padamu tak hanya cerita suka dan duka yang kutitipkan, tetapi juga semua mimpi dan rahasia.

Kau datang untuk mendampingi sisa hari bukan hanya untuk menggenapi, tapi juga sanggup membuatku jatuh cinta berkali-kali setiap hari. Aku yakin karna kau mampu membuatku jatuh cinta berkali-kali, persediaan cintaku untukmu tak akan pernah tiris hingga tua nanti, dan setiap hari akan selalu ada cinta yang aku persembahkan untuk kubagi denganmu. Aku adalah orang yang paling bahagia di dunia, karna behasil jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama. Terima kasih.

Selama ini aku bukanlah pribadi yang mudah melontarkan kata-kata manis, apalagi romantis. Bahkan saat aku jatuh cinta secara mendalam, semuanya hanya terungkap secara datar dan biasa-biasa saja. Baru kali ini urusan perasaan membuatku menjadi pribadi yang sedemikian berbeda dan rela hidupku melambat sementara. “Selamat malam, Have a sweet dreams,” kini kata itu menjadi sangat mudah muncul, jelas ini bukanlah gaya ku selama ini. Baru sekarang hal sesederhana ini mampu menjadi penghangat hati, dan semoga kamu pun turut merasakan kehangatannya.

Kau adalah seseorang yang sukses mendatangkan kebahagiaan dalam hidup, rasanya sungguh tak mampu tergantikan. Kau bagaikan motor pendorong yang selalu mendukung setiap langkahku dan menerima segala kekuranganku. Meskipun tak dapat dipungkiri, tantangan terkadang datang tanpa diundang. Namun aku sadar hubungan cinta seperti ini yang aku harapkan. Bersamamu akan ku rangkai cerita.

Aku yakin saat ini kita berada dalam hubungan dewasa karna masa depan hubungan ini tampak begitu jelas kemana arahnya. Kita sama-sama tahu bahwa kita sedang melangkah menuju arah yang benar dan dengan orang yang tepat. Saat sedang membicarakan tentang masa depan hubungan ini, selalu saja kita sama-sama saling antusias. Bagi ku setiap kita membicarakan mengenai hal ini adalah waktu yang sungguh menenangkan.

Kita berdua tahu jika tak bisa setiap waktu bersama, bahkan frasa “malam minggu” terasa ganjil di lidahku karena jarang kita lewati bersama. Kita punya berbagai tanggung jawab masing-masing sebagai dua insan yang belajar mendewasa. Kau dan aku punya dunia yang berbeda, yaitu dunia pekerja dan dunia mahasiswa. Saat ini kita sedang berusaha menggapai cita-cita dan ambisi pribadi, menjadi anak yang tak ingin menyia-nyiakan segala pengorbanan orang tua selama ini. Dan terkadang hubungan kita menjadi prioritas nomor dua, meskipun itu sangat jarang terjadi. Untunglah kita telah sama-sama dewasa. Contohnya, ketika sedang sibuk maupun ada keperluan mendadak yang lebih penting sampai harus menunda rencana untuk bertemu sekedar melepas rindu, yang lain tak lantas menuduh “kurang perhatian”. Bagi kita, kesibukan adalah sebuah kenicayaan. Dan bukankah saat pasangan meraih apa yang dicita-citakan, pasangannya juga ikut merasa bangga. Terkadang aku harus menunggu hanya untuk bertemu, dan itupun jika aku telah selesai dengan segala urusanku.

Aku sungguh bersyukur karna akhirnya telah berhasil menemukan seseorang untuk diajak berbagi cinta dan segala pengalaman hidup lainnya. Karena tak ada hal yang lebih membahagiakan selain menemukan the right one. Kau membuatku menyadari bahwa hidup ini butuh seseorang untuk berbagi. Sifatmu yang teduh selalu mampu meyakinkanku agar melakukan segalanya yang terbaik untukmu.

Rasanya baru kemarin sejak kita pertama berjumpa, meskipun aku juga ragu kapan tepatnya kita pertama bertemu. Aku masih ingat betapa berdebarnya hatiku saat pertama kali bisa pergi bersamamu, meskipun saat itu kita tidaklah berdua. Masih juga sangat jelas teringat secara detil saat kau bersedia kuajak pergi berdua menyaksikan pertunjukan musik favoritku, dengan segala rencana yang telah kupersiapkan secara rinci. Meskipun pada akhirnya semua itu tidak berjalan sesuai harapan hanya karna aku gagal mengatasi rasa grogiku yang saat itu meledak tak terbendung.

Bertemu denganmu adalah jatuh cinta terindah yang pernah kurasakan. Bersamamu tak lagi kucari apa yang masih kurang dalam hidup, karna segalanya telah kuraih. Aku akan menjadi seseorang yang sangat tak tahu diri jika kehadiranmu selama ini tak mampu mengisi kekosongan hati. Aku sudah lelah mencari sosok yang sempurna dan kudamba, sekarang aku sadar bahwa ketidak-sempurnaan adalah pertanda jika kita bertemu untuk saling melengkapi dan mencintai. Kau memang bingkisan indah dari Allah, dalam dirimu kutemukan pribadi yang sanggup menggenapkan.

Aku sadar jika suatu saat semua orang pasti akan berubah, dan bersamamu aku ingin berubah dengan indah. Tak dapat kupungkiri bahwa bersamamu aku mampu merasakan hal-hal yang belum pernah kujamah melalui indera biasa. Hanya di depanmulah aku mampu meneteskan air mata. Entah bagaimana kau melakukannya, semua perubahan itu akulah yang paling tahu. Banyak hal indah yang kau perkenalkan padaku sejak awal kita bertemu dan bersatu. Dan kuharap, aku akan selalu berubah bersamamu dengan cara yang indah. Kita hanya harus mengikuti setiap episode cerita yang dibuat-Nya. Yang perlu kita lakukan hanyalah harus berperan sebagai hamba yang patuh pada Sang Sutradara. Tak boleh banyak mengeluh, hanya harus tulus merapal doa.

Entah kenapa Allah begitu baik kepadaku, memberikanmu sebagai hadiah yang begitu istimewa. Allah juga sangat dermawan karena memberikan manusia istimewanya untukku. Apakah ini adalah jawaban dari semua doaku selama ini, doa sederhana berupa sebuah harapan kelak dipertemukan dengan sosok yang mampu menggenapkan. Sungguh aku tidak menyangka jika jawaban dari Sang Pencipta sedemikian indahnya.

Mencintaimu membuatku selalu ingin menjadi lebih baik dari sebelumnya. Aku yakin sepenuhnya jika kita sedang berbagi impian yang sama. Terima kasih telah menjadi alasanku mempunyai mimpi dan berdoa setiap hari. Semoga kita bisa bertahan, hingga suatu hari nanti kita dapat pulang ke rumah dengan alamat yang sama.


Tuesday, 28 July 2015

9 Trik Brilian Ini Bikin Pendakian Gunungmu Jadi Gak Berat Lagi

Mendaki gunung adalah candu!
Tak dipungkiri, mendaki gunung itu layaknya candu. Sekali mencoba kamu bisa ketagihan dan ingin coba lagi. Namun, mendaki gunung juga butuh persiapan panjang dan trik. Kamu tak boleh sembarang dan meremehkan setiap detail kebutuhanmu selama pendakian jika kamu ingin pulang dengan selamat perjalananmu menyenangkan.
Jadi sebelum kamu berangkat mendaki, wajib hukumnya mempelajari hiking hack ini. Nah, penasaran apa saja dan bagaimana? Berikut ini Hipwee berikan bocoran tips dan trik khusus biar pendakianmu makin membahagiakan. Simak baik-baik ya.

1. Agar tas carriermu muat menampung semua barang, ganti kemasan jajanan dengan plastik klip agar tak banyak makan ruang.


Sudah menjadi rahasia umum kalau isi kemasan camilan sebagian besar berisi angin agar makanan bisa lebih awet lagi. Namun, saat dibawa ke pendakian, makanan ini bikin tas carriermu cepat penuh. Tapi tenang, kamu masih bisa bawa banyak makanan kok. Asal, ganti kemasan camilan yang besar dengan plastik klip. Cara ini jauh lebih menghemat ruang dan tak banyak makan tempat. Jadi, tasmu masih sanggup menyimpan makanan jenis lain.

2. Pisahkan barang-barang dengan plastik klip yang murah. Selain membuat packing jadi lebih tertata, resiko basah juga bisa dihindarkan.


Situasi di atas gunung memang kadang tak mudah ditebak. Jadi kita harus membawa perlengkapan penting. Nah, selain mempelajari teknik menata tas carrier, kamu juga wajib memisahkan barang-barang agar tak campur berantakan dan menjaga agar tak basah saat hujan. Misalnya dengan menggunakan plastik klip.
Pisahkan barang-barang kecil dalam plastik yang berbeda, misalnya, alat masak, elektronik, atau kunci. Dengan cara ini, isi tasmu tak lagi berantakan dan tetap aman walau sedang hujan deras.

3. Pasang plester dan petroleum jelly di telapak kaki, dengan begitu kamu terhindar dari lecet saat mendaki.


Jalanan yang mendaki seringkali bikin kaki lecet. Kalau parah, telapak kaki juga bisa menjadi perih dan kulit terkelupas. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengandalkan bahan kimia, petroleum jelly. Oleskan bahan kimia ini di telapak kaki atau bagian-bagian tubuh yang kulitnya tipis lalu tutup dengan plester. Bahan ini bisa meremajakan kulit dan menjaga kelembaban. Selain itu, plester bisa membantu kulitmu terhindari dari gesekan kasar dengan alas sepatu saat pendakian.

4. Peralatan dan makanan yang kamu bawa adalah nyawa kedua saat di atas awan. Pastikan kamu menjaganya dengan plastik sampah agar tak basah.


Barang-barang perlengkapan dan makanan yang sudah kamu persiapkan di tas carrier ibarat nyawa kedua di pendakian. Dengan itulah, segala keterbatasan bisa diatasi. Maka, menjaga isi tas agar tak basah adalah hal yang wajib kamu lakukan.
Tak hanya mengandalkan cover bag saja, melapisi tas dengan trash bag jutru bikin barang-barangmu tetap aman. Cara, buka tas carriermu, lalu lapisi permukaan dalam dengan plastik sampah. Barulah kamu tata perlengkapan yang akan dibawa. Lalu jangan lupa tutup dengan trash bag yang kamu  digunakan. Dengan cara ini, barang-barang tak akan basah saat gerimis datang.

5. Demi mengantisipasi hal yang tak diinginkan, kantongilah barang penting dengan cara yang benar di jaket yang kamu kenakan.


Kondisi alam memang kadang tak bisa diprediksi dengan gampang. Jadi, kamu harus mempersiapkan dengan matang dan melakukan antisipasi segala kemungkinan. Salah satunya dengan menyimpan barang-barang penting di saku jaket.
Lebih baik, kamu simpan kacamata hitam, dan ipode di saku jaket dekat dada. Lalu, letakkan botol kecil berisi air atau camilan penambah energi di saku bawah. Selain itu, jangan lupa kantongi satu kartu identitas pribadi di saku ya. Hal ini mengantisipasi jika kamu kesasar atau hilang arah.

6. Tumit kaki juga rentan terkelupas saat bergesekan dengan sepatu mendaki. Tapi dengan bantuan lakban, kakimu bisa tetap sehat meski jalanan terasa berat.


Selain telapak, bagian tumit kaki juga sering sakit akibat gesekan dengan sepatu mendaki. Nah, untuk mengatasinya, gunakan saja lakban yang murah meriah. Cukup rekatkan di bagian belakang, lalu gunakan kaos kaki dan sepatu andalan. Dengan begitu, kakimu bisa tetap sehat dan tak perlu takut terkelupas. . Namun, jika kamu sudah terlajur lecet, lapisi plester luka dengan lakban agar lebih terjaga. Melakukan pendakian juga lebih menyenangakan.

7. Meski kecil, binder clips bisa dipercaya jadi penjaga agar barang-barang yang kamu gantung di pinggir tas carrier tak jatuh atau hilang tanpa sebab.


Demi kepraktisan, gak jarang kamu akan menggantungkan perlengkapan mendaki di pinggir tas carrier. Kamu juga seringkali menjemur kaos kaki atau barang lain dengan cara ini. Namun, cara ini tak aman karena barang rentan jatuh atau hilang kena angin.
Nah, untuk mengatasinya, kamu bisa gunakan binder clip berukuran kecil. Cukup jepitkan pada barang bawaan yang menggantung pada tali samping. Dengan begitu, kamu tak perlu lagi khawatir baran-baranngmu hilang kena angin. Praktis ‘kan?

8. Masukkan ujung celana ke dalam sepatu boot atau kaus kaki panjang, dengan begitu kakimu lebih terjaga dari kejahatan semak belukar.


Semak belukar seringkali meninggalkan goresan pada tubuh. Untuk menghindarinya, gunakanlah kaos kaki panjang atau sepatu. Tak hanya itu, masukkan juga ujung celanamu ke dalam sepatu atau kaos kakimu. Nah, dengan begitu, kakimu jadi lebih aman dan terhidari dari goresan semak belukar.

9. Jika kamu tak ingin terganggu dengan nyamuk atau udara dingin, sesuaikan arah tendamu dengan arah angin.


Memasang tenda juga tak boleh sembarang,  jika kamu ingin istirahat dengan nyaman. Pastikan arah tendamu disesuaikan dengan arah angin ya. Jika angin bertiup ke arah selatan, posisikan pintu tenda menghadap ke utara atau timur atau barat. Jika kamu memaksakan diri menghadap ke selatan dan menghadap angin, gak mustahil udara dingin bikin kamu makin menggigil dan nyamuk-nyamuk juga ikut singgah ke dalam tendamu.

Mendaki gunung bukanlah olahraga yang gampang. Kamu perlu mempersiapkannya matang-matang dan berfikir cermat agar selamat sampai kembali pulang. Dan 9 tips dan trik ini wajib kamu ketahui dari sekarang.
Selamat menerapkan


Sumber : www.hipwee.com

Friday, 24 July 2015

Kevin de Bruyne - Gelandang Andalan Wolfsburg dan Timnas Belgia Ini Buat Klub-klub Kaya Raya Eropa Patah Hati



Gelandang andalan VfL Wolfsburg, Kevin de Bruyne dipastikan akan membuat para klub pemburunya sakit hati. Disampaikan oleh direktur olahraga Klaus Allofs, eks bintang Chelsea itu tak berniat meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini.

Artinya, Manchester City, PSG dan Inter Milan yang menanti tanda tangan pemain asal Belgia itu harus menerima dengan lapang dada keputusan sang pemain.

Allofs pun membeberkan kalau isu yang menyatakan De Bruyne tinggal selangkah lagi akan gabung dengan City dengan transfer 60 juta poundsterling hanyalah pepesan kosong.

"Isu tentang keinginan pindah itu hanya omong kosong," ungkap Allofs pada Sport1. "Kami tak sedang bermain game."

"Apa yang terjadi jika seseorang datang dengan uang sebanyak itu? Hal itu belum terjadi, jadi kami tak perlu memikirkannya. Seandainya benar-benar terjadi, kami akan membahasnya dengan serius. Kami tak bolah membicarakannya tanpa mempertimbangkan tanggung jawab terhadap sang pemain," pungkasnya.

Musim lalu, De Bruyne menjadi pemain paling bersinar di Bundesliga. Ia berhasil menjadi raja assist dengan mencatatakan 20 assist dan mengantarkan Die Wolfe sebagai runner up Bundesliga.




Sumber : sepakbola.com

Thursday, 23 July 2015

Hari Anak Nasional


Hari Anak adalah peringatan yang diselenggarakan pada tanggal yang berbeda-beda di berbagai tempat di seluruh dunia. Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni, dan Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November. Negara lainnya merayakan Hari Anak pada tanggal yang lain, dan perayaan ini bertujuan menghormati hak-hak anak di seluruh dunia. Baca: Wikipedia.

Hari Anak, khususnya di Indonesia selalu diperingati setiap tahun, sebagian anak-anak merasa gembira dan suka cita bersama teman-temannya karena biasanya banyak acara seru yang dapat mereka nikmati. Hari Anak Nasional bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi dan refleksi agar anak-anak tidak lagi menjadi korban eksploitasi dan kekerasan, sehingga mereka dapat menikmati masa indah menjadi anak-anak sepenuhnya dengan menerima hak-hak mereka dengan baik. Salah satunya ialah hak perlindungan anak yang sudah tercantum dalam Undang-undang nomor 23 tahun 2002 yaitu melakukan upaya perlindungan dan mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya dan perlakuan tanpa diskriminasi. Setiap tahunnya Hari Anak Nasional diperingati dengan mengangkat tema yang berbeda-beda. Tidak hanya Pemerintah Indonesia saja yang memperingati Hari Anak Nasional, Google pun ikut berpartisipasi memperingati Hari Anak Nasional dengan doodle mereka hari ini.

Sejarah Hari Anak Nasional


Gagasan mengenai penetapan Hari Anak Nasional di Indonesia berawal dari Alm. Presiden Soeharto yang melihat anak-anak adalah aset kemajuan bangsa. Lalu pada tahun 1984 berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 44 tahun 1984, ditetapkanlah tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tahun sejak tahun 1986 hingga sekarang.

Hari Anak Nasional diperingati mulai di tingkat Pusat, Daerah dan Perwakilan RI di Luar Negeri. Pelaksanaan Hari Anak Nasional dikoordinasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) yang setiap tahunnya akan menunjuk 1 Departemen/Kementerian teknis secara bergantian sebagai Penyelenggara Hari Anak Nasional.

Sebagaimana diketahui bersama, banyak anak Indonesia yang masih belum terpenuhi hak-hak dasarnya. Jadi, sejatinya peringatan Hari Anak Nasional bukanlah sekedar seremonial saja, tetapi pada hakekatnya merupakan momentum yang penting untuk menggugah kepedulian maupun partisipasi seluruh rakyat Indonesia dalam menghormati dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi atau dibedakan, memberikan yang terbaik bagi anak, menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan perkembangan anak serta menghargai pendapat anak.

Moment hari anak ini penting untuk mengunggah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya. Peringatan Tujuan Peringatan Hari Anak Nasional juga merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran anak akan hak, kewajiban dan tanggung jawabnya kepada orangtua, masyarakat, serta kepada bangsa dan Negara.


Tujuan Peringatan Hari Anak Nasional


Tujuan Peringatan Hari Anak Nasional diselenggarakan setiap tahun adalah untuk: meningkatkan peran serta masyarakat bersama dengan Pemerintah dalam menyelenggarakan upaya pembinaan dan pengembangan anak secara holistik-integratif dan berkesinambungan. Upaya tersebut ditujukan untuk memenuhi hak-hak anak, mewujudkan tingkat kesejahteraan anak, dan memberikan perlindungan yang setinggi-tingginya bagi anak sebagai generasi penerus cita-cita bangsa. meningkatkan kesadaran pemerintah, masyarakat, orang tua dan segenap komponen bangsa untuk memenuhi hak-hak anak berdasarkan Child Rights, dan menghindarkan anak-anak dari: abuse (penyalahgunaan, perlakuan kejam, penyiksaan), neglect (melalaikan), eksploitasi, kekerasan terhadap anak, diskriminasi, drugs (pemakaian obat-obatan terlarang), pornografi, dll.  menunjukkan kepada seluruh rakyat Indonesia dan dunia internasional (minimal pada tingkat Asia Pasifik) bahwa kita mendukung hak-hak anak dan melakukan upaya kesejahteraan anak.

Secara khusus peringatan Hari Anak Nasional bertujuan untuk:
  1. Menyediakan wahana bermain, unjuk prestasi, kreativitas, dan karya inovatif anak.
  2. Menyosialisasikan kepada masyarakat tentang berbagai program layanan anak dan layanan sosial lainnya.
  3. Meningkatkan dan memperluas jejaring kerjasama dan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat termasuk organisasi kemasyarakatan, LSM, dunia usaha, media massa, penerbit, dan semua pihak untuk mendukung program pelayanan bagi anak Indonesia.
  4. Meningkatkan komitmen dan keterlibatan berbagai pihak dalam pemenuhan hak anak dan menjamin terpenuhinya kebutuhan tumbuh kembang anak serta pencegahan terhadap kekerasan.

Apa yang Bisa Dilakukan?


Dengan memahami bahwa semua anak memiliki hak yang diakui oleh undang-undang, maka ini menjadi dasar legal dan kekuatan bagi anak untuk meminta semua pihak menjamin pemenuhan hak-hak tersebut.
  1. Dorong anak untuk mendiskusikan dalam kelompoknya bahwa setiap anak memiliki hak dan diakui oleh negara. Termasuk bagaimana hak-hak ini memengaruhi kehidupan sebagai seorang anak.
  2. Buat daftar kejadian-kejadian yang dialami anak, yang termasuk perlakuan pelanggaran hak anak. Tuliskan siapa saja pihak yang melanggar hak-hak tersebut dan di mana saja terjadi.
  3. Minta dukungan lembaga swadaya masyarakat atau relawan untuk membantu mendiskusikan aspek-aspek hak anak dan bagaimana caranya kita dapat berperan mengatasi kasus pelanggaran hak anak.
  4. Bekerjalah dengan media. Cari teman yang bisa membantu untuk memublikasikan pelanggaran-pelanggaran hak anak dan respons yang dibutuhkan. Hal ini bisa dimulai dari majalah dinding di sekolah.
  5. Tentukan bagaimana kita, sebagai anak atau pihak yang peduli, akan bersikap terhadap kondisi tersebut. Galang dukungan agar kuat. Lalu, suarakan apa yang kita inginkan.
  6. Terus pantau hal-hal positif dan negatif yang muncul dari aksi yang kita lakukan.
Karena anak-anak adalah bagian dari hak asasi manusia, maka tidak ada ruang untuk menolak pemenuhannya, apapun alasannya. Membiarkan hak-hak anak dilanggar sama dengaa membiarkan pelanggaran yang lebih besar akan terjadi kepada banyak anak lainnya. Jadi, hentikan pelanggaran hak anak dengan menyuarakan bahwa kita "menolak pelanggaran hak anak"!
Belakangan ini, banyak kita dengar, banyak kita lihat dan kita saksikan betapa buruknya perilaku anak-anak remaja di Indonesia ini, yang menurut saya memang mengalami perubahan gaya hidup yang sudah tidak terkendali akibat persaingan global.
Dengan demikian, kiranya apa yang seharusnya di lakukan oleh orang tua untuk menjaga anak-anaknya dari pengaruh komunikasi global yang umumnya tidak mencerminkan budaya bangsa Indonesia?

Hari Anak Nasional dalam beberapa tahun terakhir diperingati semakin meriah sehingga gemanya sangat terasa di seluruh negeri, bahkan hingga ke mancanegara. Hal ini cukup beralasan manakala hak-hak anak semakin diserukan oleh berbagai pihak yang berkepentingan. Perlu dipertanyakan, sudahkah hak-hak anak diterapkan dalam tindakan nyata dalam rumah tangga di Indonesia? Kita perlu bertanya pada diri sendiri apakah implementasi, hak-hak anak bukan hanya teori hitam di atas putih yang menjadi nyanyian para pejabat dan dikumandangkan setahun sekali pada peringatan Hari Anak Nasional? Atau hanya sekedar retorika, bahan presentasi, diskusi, dan komitmen pada pertemuan-pertemuan tingkat regional, provinsi, dan kabupaten kota? Sudahkan anak-anak kita diberikan secara penuh hak-haknya?

Pentingnya Hari Anak Nasional diperingati setiap tahun


  1. Meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta bersama dengan pemerintah dalam menyelenggarakan upaya pembinaan dan pengembangan anak secara holistik-integratif dan berkesinambungan. Upaya tersebut ditujukan untuk memenuhi hak-hak anak, dan memberikan perlindungan yang setinggi-tingginya kepada anak.
  2. Meningkatkan kesadaran pemerintah, masyarakat, orangtua, dan segenap komponen bangsa untuk memenuhi dan menerapkan hak-hak anak berdasarkan Child Rights, menghindarkan/mencegah anak-anak dari penyalahgunaan, melalaikan, eksploitasi, kekerasan terhadap anak (fisik, seksual, dan emosional), pemakaian obat-obatan terlarang, pornografi dll.
  3. Menunjukkan kepada seluruh rakyat Indonesia dan dunia internasional bahwa Indonesia mendukung hak-hak anak dan melakukan upaya kesejahteraan anak.

Tuesday, 14 July 2015

Anak Jalanan


Diperkirakan ada sekitar 120 juta anak jalanan yang yang tersebar diseluruh dunia (60 juta tersebar di Amerika Selatan, 30 juta di Afrika, 30 juta di Asia). Keseluruhan dari mereka adalah anak-anak yang masih memiliki hak.


Pengertian anak jalanan?


Anak jalanan adalah sebagian anak-anak yang masih tergolong di bawah umur yang telah tinggal dan bertahan hidup di jalanan. Mereka tumbuh di stasiun kereta api, ditempat pembuangan sampah, di kolong jembatan kota-kota besar dan tempat-tempat kumuh yang lain. Kebanyakan dari anak-anak ini memang sengaja memilih tinggal ditempat-tempat tersebut karena tidak mau kembali ke rumah. Konflik dengan keluarga, dan memiliki keluarga yang kacau menjadi penyebab utama anak memilih untuk tidak kembali ke rumah mereka.

Latar belakang anak jalanan?

Fenomena anak jalanan dipengaruhi oleh latar belakang yang beraneka ragam. Kombinasi faktor masalah keluarga, ekonomi, sosial, dan politik memainkan peranan penting dalam situasi yang terjadi pada mereka. Oleh karena itu sangat sulit mengatasi fenomena ini, apalagi jika menyelesaikan penyebabnya satu per satu, karena semuanya saling berkaitan.

Kehidupan dan masalah yang dihadapi oleh Anak Jalanan?


Anak jalanan dihadapkan pada sejumlah besar masalah. Bahkan mereka tumbuh dan berkembang di lingkungan yang pada umumnya dianggap berbahaya oleh sebagian orang, dan itu membuat mereka menghadapi resiko keselamatan yang cukup besar. Karena tumbuh dilingkungan seperti ini, akibatnya, beberapa hak mereka sering terampas.

Masalah Pangan Anak Jalanan


Kebanyakan anak jalanan memiliki pola makan yang tidak teratur dan jauh dari angka kecukupan gizi yang layak, tidak jarang mereka bahkan harus kelaparan karna tidak ada makanan. Ini dikarenakan mereka hidup dijalanan dan tidak memiliki ataupun menghasilkan uang yang cukup untuk membeli makanan.

Sebagian besar dari mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi yang idealnya sangat diperlukan oleh anak dalam masa pertumbuhan seperti mereka. Jangankan memperhatikan kebutuhan gizi dan kualitas makanan, untuk mendapat makan agar tidak kelaparan saja sudah sulit bagi mereka. Anak-anak ini memakan apa saja yang mereka temukan, asalkan bisa menghilangkan rasa lapar, makanan apapun akan mereka telan. Terkadang ketika memiliki pilihan untuk mendapat makanan yang baik, mereka lebih memilih makanan yang kurang sehat, seperti fast food, soft drink, es krim dan jenis makanan serupa, hal ini membuat mereka melanjutkan resiko kekurangan gizi. Meskipun mereka berhak mendapatkan.

Masalah Kesehatan Anak Jalanan


Kesehatan anak jalanan sangat terganggu. Ini diakibatkan karena kurangnya kebersihan, anak jalanan terjangkit penyakit yang berbeda-beda. Tanpa keluarga untuk merawat mereka, anak-anak ini harus mengurus diri mereka sendiri, bahkan saat dalam kondisi sakit. 
Disisi lain, sebagian besar anak jalanan tercatat menggunakan ganja, alkohol, dan sebagainya untuk melarikan diri dari realitas yang sedang mereka hadapi. Sayangnya, hidup dalam kondisi seperti ini memiliki dampak negatif tidak hanya bagi pembangunan fisik dan psikososial mereka, tetapi juga pada pengembangan budaya dan ekonomi mereka.

Masalah dan Hak Pendidikan Anak Jalanan


Dalam hal ini, sebagian besar dari mereka tidak mendapatkan pendidikan yang layak, karena tidak memiliki kesempatan yang sama seperti anak-anak pada umumnya. Bahkan mereka tidak memiliki visi untuk masa depan mereka sendiri, dan karena sangat kurang mendapat pengetahuan dan pelatihan profesional, mereka sangat sulit mendapatkan pekerjaan yang bisa merubah keadaan.

Hak untuk Non-diskriminasi


Dipandang sebagai kaum marginal, anak-anak jalanan sering menjadi korban diskriminasi. Pada umumnya, orang akan langsung memberikan stigma negatif terhadap anak jalanan. Mereka sering dikaitkan sebagai penyebab masalah kriminalitas yang terjadi di jalanan. Hal ini membuat mereka semakin kesulitan untuk kembali ke dalam masyarakat pada umumnya. Meskipun kita tahu mereka juga berhak untuk hidup sewajarnya masyarakat pada umumnya.

Apa yang bisa dilakukan untuk membantu anak-anak jalanan?

Masalah anak jalanan tergantung pada situasi mereka, bukan pada status mereka. Bahkan setiap anak memiliki sejarah pribadi dengan jalanan yang tidak dapat digeneralisasi. Dalam rangka untuk lebih memahami anak-anak yang tinggal dan tumbuh di jalanan, adalah penting bagi kita baik untuk membuat mereka berpartisipasi, dan menempatkan mereka dalam kontak dengan lembaga-lembaga maupun individu guna mencari tahu dan memahami penyebab struktural dari situasi mereka.
Penanganan masalah anak jalanan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), akademisi dan masyarakat secara keseluruhan. Yang menjadi permasalahannya adalah dalam penanganan anak jalanan masih dilakukan secara represifdan tidak integrative, ditunjang dengan watak dasar anak jalanan yang tidak efektif menjadikan penanganan menjadi tidak maksimal.

Salah satu bentuk penanganan anak jalanan adalah melalui pembentukan rumah singgah. Menurut Departemen Sosial RI rumah singgah didefinisikan sebagai perantara anak jalanan dengan pihak-pihak yang akan membantu mereka. Tujuan dibentuknya rumah singgah adalah membantu anak jalanan mengatasi masalah-masalahnya dan menemukan alternatif untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya, membentuk kembali sikap dan prilaku anak yang sesuai dengan nilai-nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Namun kebanyakan dari anak jalanan enggan untuk menempati rumah singgah dengan alasan pelayanan yang diberikan tidak manusiawi. Contohnya, dalam pemberian makanan mereka diberi makan dengan nasi yang bercampur kutu, terkadang mereka juga mendapatkan penyiksaan dan dimintai biaya. Hal inilah yang membuat mereka lebih memilih tinggal di jalanan daripada di rumah singgah. Kurang ketatnya pengawasan dari pemerintah mengakibatkan oknum-oknum tertentu secara leluasa menyalahgunakan tanggung jawab yang diberikan.

Masyarakat juga sebaiknya tidak hanya diam, anak jalanan memerlukan penanganan khusus. Jadi sebaiknya masyarakat tidak mengabaikan mereka, cobalah ikut sertakan mereka dalam kegiatan-kegiatan masyarakat yang sering di lakukan dan berikan mereka kesempatan untuk mengasah dan menunjukan kemampuan mereka sambil di arahkan kepada norma-norma yang berlaku di masyarakat. Ketika masyarakat mau untuk terjun langsung menangani anak jalanan maka tidak ada yang tidak mungkin anak jalanan menjadi seseorang yang berguna bagi dirinya serta masyarakat banyak bahkan bagi negara.

Upaya lain yang bisa ditempuh dalam menangani anak jalanan ialah dengan cara:

1. Pemenuhan Kebutuhan Gizi Gratis


Anak-anak jalanan diarahkan untuk mendatangi tempat-tempat yang telah ditentukan untuk mendapatkan layanan pemenuhan gizi.

2. Pemberian Pelayanan Kesehatan Dasar Gratis

Pemberian layanan kesehatan dasar gratis ini dapat dilakukan melalui Puskesmas Keliling.  Dengan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan dengan tersedianya pengobatan gratis diharapkan anak-anak jalanan mempunyai ketahanan fisik yang baik dan berdampak positif terhadap perkembangan intelektual maupun emosionalnya.

3. Pemberian Layanan Pendidikan Gratis


Program ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu membebaskan biaya sekolah bagi anak jalanan di sekolah-sekolah formal yang ditunjuk dan memberikan layanan pendidikan seperti Perpustakaan Keliling, di mana guru mendatangi tempat-tempat yang biasanya digunakan anak-anak jalanan untuk berkumpul serta memberikan materi pelajaran di tempat tersebut.

Dalam pelaksanaan berbagai kebijakan maupun program penanganan anak jalanan, hal yang penting untuk selalu disampaikan adalah penyuluhan mengenai hak-hak anak dan upaya mengembalikan anak kembali ke rumahnya agar mereka dapat hidup dan tumbuh kembang secara wajar. Partisipasi masyarakat luas dalam pelaksanaan berbagai program sangat dibutuhkan karena tanpa dukungan masyarakat maka program-program tersebut tidak akan memberikan hasil.

Thursday, 9 July 2015

Pantaskah Kamu Mengeluh di Saat Mereka Bekerja Keras untuk Hidup?

Inikah kemanusiaan itu?”
Jika penulis bilang, anak-anak itu sudah sepantasnya berbahagia, menikmati masa kecilnya untuk tumbuh dan berkembang, apakah kamu setuju? Jika penulis bilang, anak-anak itu lebih baik bermain dan belajar, apakah kamu setuju? Jika penulis bilang, anak-anak itu tak usah berpikir soal kerja, apakah kamu setuju?

Sebagian besar dari kamu pasti menjawab tiga pertanyaan tersebut dengan jawaban setuju dalam hati. Kamu, mungkin, punya masa kanak-kanak yang begitu indah...begitu membahagiakan, sampai-sampai kamu masih ingat kue ulang tahunmu di umur lima tahun. Begitu lucu, kamu masih punya mainan bekas di masa kecilmu yang membantumu tumbuh dan berkembang menjadi seseorang yang cerdas. Bersyukurlah.

Sayangnya, fakta berbicara berbeda. Di luar sana tetap ada anak yang harus membanting tulang, memeras keringat demi menjalani kerasnya hidup ini. Dan fakta ini...sulit untuk diabaikan.
Bocah ini menarik plastik bekas di tumpukan sampah Siem Reap, Kambodia.
Sejumlah anak kecil bekerja, mengepak rokok di Haragach, Distrik Rangpur, Bangladesh.
Tebak berapa usianya? Sepuluh tahun dan bekerja di pabrik senjata milik Free Syrian Army, Aleppo.
Mungkin masih ingusan, namun dia harus bekerja dengan tumpukan sampah di Islamabad, Pakistan. 
Di pinggiran Herat, Afghanistan, anak ini harus menata batu bata tersebut...dan sekian banyak!
Rustam, Sepuluh tahun. Bersama dengan 25 anak lainnya, dia harus bekerja selama 12 jam perharinya di pabrik alumunium di Dhaka, Bangladesh. 
Lokasi: Mae Sot, Thailand. Objek: Seorang anak kecil, Imigran gelap. 
Di usianya yang baru tujuh tahun, Hazrat harus membanting tulang di pabrik batu bata. 
Personally, ini foto paling mengena bagi penulis. Tidakkah kamu melihat guratan kejamnya dunia di raut wajahnya? Czoton, tujuh tahun dan harus bekerja di pabrik balon di Dhaka, Bangladesh.
Satu dari enam juta anak yang jadi budak di Bangladesh. Mereka bahkan di bawah umur 14 tahun.
Bahkan di umur empat tahun, anak satu ini sudah dipekerjakan.
Tak pandang bulu, entah laki-laki, entah perempuan. Mereka harus...bekerja.
Semua itu sekedar bertahan hidup di panggung dunia ini.
Entah ini pantas disebut bekerja... Atau...

Atau... Lebih pantas disebut sebagai perbudakan?
Diambil pada tanggal 16 April 2011 di Bukit Janitia, India. Orang tua di daerah setempat memilih mempekerjakan anak-anaknya ketimbang menyekolahkannya. Padahal mereka dibebaskan biaya pendidikan.
Tapi hidup terus berjalan dan mereka harus tetap bertahan dengan kerasnya kehidupan.
Dan ajaibnya, mereka selalu menemukan jalan untuk melewati itu semua...bahkan tak mengeluh. Andai perbudakan dapat dihapuskan... Andai...



Sumber: www.idntimes.com

Wednesday, 1 July 2015

Adek.. apa yang menjadikanmu seperti ini? (Sisi lain air terjun madakaripura)

Pagi itu 13 Juni 2015, hari yang lama dinanti akhirnya tiba. Perasaan riang, gugup, sumringah bercampur aduk menjadi satu hingga sempat membuat bingung. Hari itu festival tahunan Jazz Gunung diadakan, bertempat di Hotel Java Banana Bromo, Probolinggo. Saya yang telah memesan tiket sejak jauh hari sangat antusias menyambut hari itu, bersama seseorang yang sangat spesial. Kami pun berangkat kesana sekitar pukul sebelas siang dengan harapan mendapat pertunjukan yang mengesankan dan tak terlupakan.

Venue Jazz Gunung 2015

Dalam perjalanan, kami berencana mampir ke Air Terjun Madakaripura yang memang berada satu arah dengan lokasi yang kami tuju. Air terjun yang menjadi primadona di kalangan pengunjung kawasan Gunung Bromo, meskipun sudah pernah beberapa kali mengunjungi tempat ini, namun saya masih tetap antusias. Sesampainya di parkiran wisata Air Terjun Madakaripura, tentunya setelah membayar biaya masuk di pos pembayaran, kami di sambut oleh segerombolan anak kecil yang tampak berebut menghampiri kami.

Parkiran Air Terjun Madakaripura
“Helmnya di titipkan di kami saja mas, sekalian kami cucikan motornya biar bersih.” Celetuk salah seorang anak lelaki yang tampak cukup dekil.
Saya hanya menjawabnya dengan senyuman sambil merapikan barang bawaan yang terasa lebih berat dari sebelumnya. Gerombolan anak kecil tadi masih tetap berada di sekitar motor yang saya parkir, sepertinya mereka tidak mau beranjak sebelum saya bersedia menitipkan helm pada mereka. Saya tidak menghiraukan mereka dan bersama rekan saya bergegas menuju lokasi air terjun yang memang harus di tempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih setengah jam. Baru lima langkah kami berjalan, tiba-tiba salah seorang anak berkata dengan nada sedikit mengancam.

“Ya sudah kalau tidak mau menitipkan helmnya di kami mas, nanti kalau hilang jangan salahkan kami.”
Saya pun spontan menoleh kepada rekan yang juga menoleh kepada saya, wajahnya tampak heran dan seakan tidak percaya, kami terkejut dengan omongan anak yang di usia masih sekitar empat tahun itu mampu dengan santainya bisa berbicara seperti itu. Seakan-akan jika kami tidak menitipkan helm pada mereka, pasti helm itu akan hilang. Takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, mengingat kami bukan orang sekitar sana, dan tentunya sangat membutuhkan helm untuk berkendara, kami pun akhirnya memutuskan untuk menitipkan helm kami pada mereka, dan bersedia motor kami di cuci oleh mereka.

Dalam benak, kami bertanya-tanya, apakah seperti ini yang orang tua mereka inginkan, membiarkan anaknya berusaha mencari uang untuk ikut menstabilkan ekonomi keluarga. Bukankah di usia belia seperti itu mereka berhak mendapat kebebasan untuk setidaknya bermain dan bersenang-senang. Memang kami tidak tahu, apakah itu sesuai keinginan mereka sendiri atau paksaan dari orang lain. Apakah itu membuat mereka senang atau membuat mereka tertekan, namun yang jelas pasti ada yang salah dari cara mendidik mereka. Karena pada dasarnya, dunia anak adalah dunia bermain.

Oke, jika mungkin itu keinginan sendiri dan mereka melakukannya dengan senang hati, saya mempunyai sebuah pertanyaan. Apa yang melatar belakangi mereka hingga mempunyai pemikiran seperti itu, “senang mencari uang”? Bukankah itu sedikit tidak wajar, bagaimana mungkin mereka bisa menentukan jika hal itu menyenangkan. Sedangkan di usia mereka saat itu pada umumnya anak-anak lebih senang bermain daripada mencari uang.

Faktor lingkungan jelas berperan sangat besar membentuk kepribadian mereka hingga menjadi seperti itu, dalam hal ini lingkungan tempat tinggal mereka secara tidak langsung menekankan pada hal-hal yang salah dan menganggap itu sebagai suatu kewajaran. Mungkin mereka akan mendapat sebuah apresiasi dari teman-teman sesama pencuci motor ketika memperoleh uang lebih banyak dari yang lainnya, dan membuatnya berpikir bahwa itu hal yang membanggakan. Kemudian tingkat ekonomi keluarga juga mungkin menjadi penyebabnya, meskipun menurut saya kebanyakan dari mereka tidak menyerahkan hasil pekerjaan mereka kepada orang tua (dipakai sendiri), dan mereka tetap meminta uang jajan kepada orang tua.

Memang ada sisi positif mengenai hal ini, yaitu dapat menempa kemandirian sejak dini dan mampu memenuhi kebutuhan sendiri dalam batas tertentu. Namun sisi negatifnya jauh lebih banyak dan sangat mengkhawatirkan. Contohnya, anak yang lebih tertarik bekerja karena iming-iming mendapat upah akan cenderung lebih malas untuk bersekolah. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi kehidupan anak dalam jangka panjang, meskipun pekerjaan yang mereka lakukan adalah bersifat part time (paruh waktu). Asik bekerja dan mengenal arti “uang” sejak dini menjadi penyebab utama anak putus sekolah. Perilaku merokok, suka berkelahi, mengkonsumsi minuman beralkohol, dan cenderung melakukan sesuatu yang berbahaya pada orang lain juga sangat mungkin terjadi.

Jika anak sudah mulai bekerja pada usia dini, orang tua cenderung akan berhenti mengawasi ketika anaknya sedang bekerja, sehingga kontrol atas apa yang mereka lakukan menjadi berkurang. Lantas siapa yang bertanggung jawab atas pengawasan terhadap mereka apabila orang tua sebagai orang pertama yang bertanggung jawab mengawasi sudah lalai seperti ini?

Peranan lingkungan sekitar menjadi sangat berguna jika hal ini terjadi, karena lingkungan sekitar menjadi salah satu faktor utama yang bertanggung jawab membentuk kepribadian anak. Mendapati fakta seperti ini saya sadar mengenai kontrol terhadap pelaksanaan undang-undang pekerja anak belum terlaksana dengan baik.


Artikel saya juga di muat di sini www.surgatraveller.com

 
Visit Siluet Senja at Ping.sg http://submiturlfree.net/